Dibalik Masalah Ada Masalah
Berjuang menggapai masa depan.
Jumat, 07 Februari 2014
Jumat, 23 November 2012
Rabu, 21 November 2012
Harapan dan Kemenangan
Nasehat,
1. DUNIA itu racun, ZUHUD itu obatnya
2. HARTA itu racun, ZAKAT obatnya
3. PERKATAAN YANG SIA-SIA itu racun, ZIKIR itu obatnya
4. SELURUH UMUR itu racun, TAAT itu obatnya
5. SELURUH TAHUN itu racun, RAMADHAN itu obatnya
Niat seorang mukmin lebih baik dari amalnya (HR. Al-balhaqi
dan Ar-Rabii’)
Ada tiga perkara yang membinasakan yaitu :
1. Hawa nafsu yang dituruti
2. Kekikiran yang dipatuhi
3. Seseorang yang membanggakan dirinya.
Ada tiga kelompok orang yang kelak pada hari kiamat Allah
tidak akan berkata-kata, Tidak akan melihat, tidak akan pula mensucikan mereka.
Bagi mereka azab yang pedih.
Abu Dzarr berkata, “Rasulullah mengulang-ulangi ucapanya
tiga kali dan aku bertanya “ Siapakah mereka itu, ya Rasulullah?” Beliau
Menjawab, “Orang yang pakainnya menyentuh tanah karena kesombongannya, orang
yang menyiarkan pemberiannya (mempublikasikan kebaikannya), dan orang yang
menjual dagangannya dengan sumpah palsu”. (HR. Muslim)
Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda :
“Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa dan amal-amal
kalian, tetapi dia melihat kepada hati dan niat kalian”. (shahih Muslim dan
lainnya).
“Berikanlah kemudahan kepada orang yang kesusahan, maka
Allah akan memberikan kemudahan kepada kita didunia dan akhirat” (HR. Muslim)
Kesabaran dan kemenangan bagaikan saudara kembar, kemenangan
datang dari kesabaran, keringanan datang dari kesulitan dan kebahagiaandatang
dari penderitaan “Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar (QS. 8
Al-anfal 46)
Senin, 05 November 2012
Wallpaper Naruto
1. Uchiha Itachi
2. Uzumaki Naruto
3. Sanasa
4. Minato family
5. Hatake sansai (hakhasi)
6. Namikaze minato
7. Uchiha Sasuke
8. Narumina
9. Naruto
10. Naruhina
Al Faatihah terjemahan
1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
2. Segala puji] bagi Allah, Tuhan semesta alam.
3. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
4. Yang menguasai di Hari Pembalasan
5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Selasa, 30 Oktober 2012
Nasihat dan Peringatan
Wahai engkau yang menyia-nyiakan kewajiban yang paling
penting dan yang paling besar, yang mendurhakai orangtua dan yang melupakan
perintah agama, ketahuilah bahwa birul-walidai
(berbakti kepada orang tua) merupan hutang yang harus engkau bayar. Tetapi,
engkau telah mengabaikan semuanya karena engkau mengikuti hawa nafsu. Engkau
mengira dengan perbuatanmu engkau dapat meraih surga, padahal surga itu berada
di telapak kaki ibu. Dialah yang telah menanggung derita dengan mengandung
dirimu selama sembilan bulan. Dia telah bersusah payah menanggung kelelahan
saat melahirkanmu. Dengan air susunya dia telah membesarkanmu. Dia telah
mengusir rasa kantuk demi dirimu. Tangan lembutnya telah menyingkirkan sesuatu
yang akan menyakiti dan mengganggu dirimu. Dia rela menahan lapar asalkan
dirimu dapat makan. Kamarnya telah diubah menjadi tempat tidur khusus mu. Jika
engkau menangis karena sesuatu atau engkau tertimpa penyakit, dia limpahkan
samudera kasih sayang walaupun dia harus menanggung kesedihan yang
berlarut-larut. Dia keluarkan uang untuk membiayai pengobatan mu jika engkau
sakit hingga engkau sehat.
Wahai engkau yang mendurhakai orang tua mu, jika ibumu
diminta memilih siapa yang mati diantara engkau dan dirinya, dengan lantang dia
akan mengatakan :”Engkau harus hidup!” Dia akan membiarkan dirinya mati. Namun
engkau selalu memperlakukan ibumu dengan buruk, sementara dia senantiasa
menghadapimu dengan lemah lembut. Dia selalu memanjatkan doa agar engkau
dianugerahi taufik dan petunjuk oleh Allah. Namun, ketika dia telah renta dan
lemah, ternyata engkau menjadikannya sebagai barang yang tidak berharga sama
sekali. Engkau terlantarkan dia sehingga dia mati kelaparan, sementara engkau
kekenyangan. Engkau biarkan kerongkongan ibumu kering, sementara engkau tidak
pernah kehausan. Engkau utamakan anak dan istrimu menikmati kebaikan dan
pemberianmu, sementara ibumu tidakkau pedulikan. Engkau curahi anak dan istrimu
dengan melimpahkan perhatian, sementara ibumu engkau biarkan. Kemudahan bagi
ibumu engkau persulit. Engkau mengira bahwa ibumu akan hidup lama,padahal usia
ibumu tidaklah panjang. Engkau singkirkan ibumu, padahal dia tidak memiliki
penolong selain engkau sebagai anaknya.
Ingatlah,Allah telah melarangmu berkata cis kepada orang tua
mu. Allah mencelamu ketika engkau menelantarkan atau tidak memenuhi hak-hak
orangtuamu. Didunia engkau akan mendapatkan perlakuan serupa dari anak-anakmu
sebagai balasan atas sikap durhakamu terhadap orang tuamu. Di akhirat engkau
akan dijauhkan dari Allah Rabbul ‘Alamin. Allah akan menyerumu dengan seruan
yang berisi celaan dan ancaman :”Yang demikian itu adalah karena ulah tangan mu
sendiri ...” dan Allah tidak akan menzalimi hamba-Nya.
Langganan:
Postingan (Atom)


















